Mencegah dan Mengatasi Hipotermia di Gunung

Aku memulai tulisan dengan membahas hipotermia sebelum membahas tentang dunia travelling. Akhir-akhir ini, banyak pemberitaan di media tentang kematian pendaki akibat hipotermia. Penyebabnya adalah ketika sipendaki lalai akan kondisi tubuhnya dan juga tidak tahu cara untuk mencegah dan mengatasinya.

Hipotermia adalah suatu kondisi di mana kondisi tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. Biasanya, hipotermia di alami para pendaki dengan ketinggian di atas 2000 mdpl.

Hipotermia terjadi ketika suhu tubuh inti manusia jatuh jauh dibawah suhu tubuh normalnya. Hal ini dapat dengan mudah menimpa orang yang bila terkena angin dingin dalam keadaan basah yang terlalu lama. Kondisi ini sering dijumpai khususnya para pendaki.

Gejala awal penderita saat suhu tubuh mulai ia akan menggigil, sebagai upaya tubuh menghangatkan diri. Setelah itu, tiba dimana tubuh kehilangan banyak energi. Hingga batas energy penderita memasuki fase kritis, saat-saat tidak tertolong dan menyebabkan kematian.

Bagaimana cara pencengahan hipotermia, berikut penjabarannya :

  1. Di usahakan perut dalam keadaan terisi.
  2. Jika sudah menemukan tempat untuk bertenda, segeralah untuk mengganti baju.

Terkadang, para pendaki suka mengabaikan baju ganti. Di sarankan jika ingin mendaki gunung, usahakan membawa baju lebih karena kita akan tahu kondisi alam. Jangan meremehkan hipotermia, hipotermia bisa menyebabkan kematian jika tidak melakukan tindakan cepat. Jika menghadapi situasi seperti ini,banyak orang hipotermia mengira kesurapan karena hampir mirip.

Jika ada teman sependakian terkena hipotermia hal yang di lakukan adalah :

  1. Ganti baju.
  2. Hangatkan dengan cara masuk ke dalam sleeping bag dan peluk tubuhnya.
  3. Kasih minuman yang hangat dan makanan yang berkalori tinggi.
  4. Jika sipenderita tidak sadarkan diri maka buat dia sadar dengan cara menamparkannya.
  5. Panggil namanya ajak dia mengobrol
  6. Terakhir, kasih bawang putih yang berfungsi sebagai menghangatkan badannya.

Owh ya hampir lupa, jika ingin mendaki jangan pernah menggunakan celana jeans. Karena, celana jeans berat jika terkena air dan susah kering. Diusahakan menggunakan baju dan celana yang mudah kering. Didalam gunung yang penting adalah dengan persiapan yang matang dan safety. Jadilah pendaki yang cerdas dan aman “naik dengan aman dan pulang dengan selamat”. Ingin tahu basic preparation klik di sini

Iklan

5 Comments Add yours

  1. mahbub berkata:

    Kunjungan perdana thnks tips nua,sal silaturahmi…

    Suka

  2. Firdan berkata:

    Artikelnya bermanfaat , Nice Share!

    Suka

  3. Aku tau istilah ini setelah nonton film2 pendakian, ternyata efeknya bisa nyeremin ya gejala kedinginan ini
    Mala di film itu sampe harus dipotong anggota badan yang darahnya membeku

    Suka

    1. Serem bgt mas sampe di potong segala 😰

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s