Kisah perjalananku di Gunung Munara

image

Entah kenapa setiap melakukan travelling selalu saja da kisah yg berbeda, kita awali dgn kisah di Gunung Munara.
Awalnya melihat kakak perempuanku yg pergi ke Gunung, jujur dr dulu pengen bgt berpetualang karna melihat salah satu tayangin TV. Ngobrol dgn kluarga akhirnya di takut2in entah byk setannyalah, pergaulannya, dsb pokoknya ga boleh ke mana2.
Maklum saja, aku anak terakhir perempuan sehingga kakak2ku over protective. Semenjak aku sdh bisa membedakan yg baik dan benar (asik dah bahasanya) juga sdh dipercaya ke mana2 bisa jaga diri akhirnya bisa berpetualang juga.
Awalnya ikutan group WA (WhatsApp) ttg perjalanan, bikin wacana ke Gunung Munara.
Yg ikut lumayanlah, da anak lakinya emang seleksi alam akhirnya berguguran 😥 (daun kali) hihihi
Dan pada akhirnya aku hanya berempat yg ke sana yaitu : aku, sheila (tmn komunitas yg lama), ainur (tmn WA), dan tmnnya Ainur lupa namanya hehehe
Tracking demi tracking aku lalui Dan ternyata capek juga karna nail gunung tak semudah yg aku pikirkan.
Aku, berjalanan di setiap langkahku, di sana aku baru menemukan byk yg memberiku semangat. Mgkn jiwa petualang da di dlm pendaki yg lewat da yg bilang “mbak, kalo capek istirahat ja”.
Di setiap perjalanan, entah kenapa byk yg becanda sesama pendaki dan situlah aku menemukan sifat asli se2org di setiap ingin ke puncak.
Dan baru ku sadari jika para pendaki sesungguhnya adalah pecinta alam dan org yg membantu antar sesama, baiklah ckp di sink ceritanya nnt di lanjutkan kembali….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s