Tentang Dirinya Part 11

Sepanjang perjalanan aku dan Sasuke mengobrol aku agak canggung mengobrol dengannya, aku baru kenal dengan seseorang jadinya seperti tapi lambat laun kebiasaanku mulai berubah seiring berjalanannya waktu ketika aku sudah terbiasa bertemu dengan orang baru.
Sesampainya di Pluit aku dan Sasuke bertemu dengan anggota lainnya yang bertugas untuk menjadi crew. Memang ada kerjasama sama dengan salah satu penyelenggara Event tsb dan meminta beberapa anggota untuk menjadi crew di sana. Setelah bertemu akhinya aku berhasil menjahili Sasuke dengan menyembunyikan handphonenya. Handphone tergelatak begitu saja di depan dan dia beserta teman-teman yang lain sedang mencuci tangan sehabis makan yang diberikan oleh panitia, sesampainya di tempat kami dia panic tiba-tiba handphonenya hilang.
Sasuke, “hp gw mana?”
Kakashi, “mana gw tahu, lo emang taronya di mana?”
Sasuke, “di sini tapi ga da, Akira lo missed call hp gw”
Akira, “gw ga da pulsa”
Aku cuma menyeringai melihat dia panic sungguh lucu melihat ekspresi paniknya seperti itu dan aku hanya memarahinya dan berkata “makanya kalo naro hp jangan sembarangan” dia hanya bisa garuk-garuk kepala ingin marah tapi tak bisa.
Perlahan tapi pasti hubungan kami mulai dekat dan entah kenapa aku mulai memperhatikannya. Atas izinnya pula aku menjadi seorang admin di komunitas itu sehingga namaku menjadi terkenal di kalangan para coplayer dan pecinta jejepangan. Aku tidak mengerti apa yang terjadi aku baru menjadi anggota dan langsung dipercayai sedangkan seseorang yang memperkenalkan dunia itu hilang entah kemana.
Pada event salah satu Universitas Negeri aku ingin pergi dan pada saat itu dia sedang libur. Tiba-tiba uang yang aku siapkan entah kemana hilang begitu saja, lalu aku hanya diam dan bilang ke Sasuke bahwa aku tidak jadi datang karena uang aku hilang. Dia agak kecewa dia ingin aku ke sana dia berjanji akan memberikan aku akan memberikan aku ongkos pulang. Tidak sengaja aku menemukan uang di dalam lemari bajuku, aku heran kenapa ada uang sebesar ini. Aku tanya kepada kakakku apakah dia tahu uang siapa ini. Setelah terheran-heran aku memutuskan untuk pergi ke acara bunkasai. Aku memberitahu Sasuke aku akan pergi ke sana, Sasuke senang mendapat kabar dari aku. Sasuke yakin aku dia menelpon aku menanyakan apakah aku sudah berangkat atau belum.
Setibanya di sana aku menanyakan Sasuke pada Kakashi.
Aku,”Kakashi, lihat Sasuke?”
Kakashi, “itu sama temannya”
Aku menghampiri dan dia terlihat senang, dia sedang membicakan sesuatu kepada temannya dan aku sedang di goda oleh teman-teman aku perihal tentang ada seorang lelaki yang sedang dekat dengan aku. Aku terus di goda oleh mereka sampai membuatku jengkel. Mereka pergi untuk makan dan aku ingin membayar makan yang mereka beli setelah makan aku berdiskusi dengan mereka tentang pembuatan majalah kemudian aku ingin membayar makanan mereka menolaknya dan ingin membayarnya. Setelah itu akupun pulang, dalam perjalanan pulang Sasuke dan Kakashi mengkhawatikan aku dengan percakapan di Facebook.
Kakashi, “Sas, Sakura dah lo kasih ongkos?”
Sasuke, “bukannya lo udah ngasih ongkos kas”
Kakashi, “gw kira lo dah ngasih ongkos ke sakura”
Sasuke, “gw bener lupa, dia bisa pulang ga ya?”
Sakura, “Sasuke dan Kakashi udah jangan khawatirin gw, kalo buat ongkos gw masih da kok”
Sasuke, “beneran nih, gw bener dah lupa maaf sakura” dengan perasaan bersalahnya.
Sakura, “ga pa-pa sas hehehe” sambil menenangkannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s